Bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, menentang bahwa dirinya telah melaksanakan penggelapan pajak berkaitan pemasukan hak cipta pribadinya.
Jaksa penutut umum Spanyol mengklaim Ronaldo telah melaksanakan penggelapan pajak sebesar 14,8 juta Euro dari tahun 2011 sampai 2014. Dia dituduh sengaja mengurangi jumlah pemasukannya dalam laporan yang diberikan kepada pihak otoritas.
Ronaldo menegaskan bahwa dia senantiasa melaporkan pendapatannya secara jujur.
“Tidak ada skema penggelapan pajak. Saya tidak pernah atau memiliki niatan menyembunyikan apa saja,” tegas Ronaldo via pernyataan resminya seperti yang dikutip Mirror.
Sementara itu, pihak Los Blancos juga meyakini bahwa bintangnya yang bersih dari seluruh tuduhan.
“Kami yakin Cristiano Ronaldo telah memenuhi kewajiban akan pembayaran fiskalnya. Semenjak datang ke Real Madrid pada 2009, Cristiano senantiasa bersikap terbuka mengenai kewajiban pajaknya. Kami sepenuhnya yakin bahwa Cristiano tidak bersalah atas hal ini,” tulis pihak klub.
Pemain berjuluk CR7 tersebut bukan bintang lapangan pertama yang terjerat kasus penggelapan pajak dalam sebagian tahun terakhir.
Tahun 2016 lalu, ikon Barcelona, Lionel Messi, beserta ayahnya, Jorge, didakwa bersalah dampak menggelapkan pajak sebesar 4 juta Euro. Mereka dijatuhi hukuman 21 bulan penjara.
Namun, Messi dan ayahnya tidak akan menjalani hukuman di balik jeruji besi sebab tidak memiliki catatan kezaliman.

No comments:
Post a Comment